| |
Banyak
orang ngejomblo untuk alasan yang berbeda. Ada
yang memang mencari pacar, namun belum beruntung.
Ada yang menjomblo karena tidak ingin terikat.
Ada banyak alasan. Tapi mungkin alasan ngejomblo
yang paling bijak yang gue pernah denger adalah
dari temen gue. Memilih ngejomblo karena merasa
belum cukup dewasa untuk berpacaran. Ingin menikmati
ketidakdewasaan. Hm, untuk seseorang yang mengaku
belum dewasa, justru itu adalah pemikiran yang
dewasa.
Bagi
gue, status jomblo berarti bebas! Sayangnya, sudut
pandang jomblo = bebas baru kerasa ketika gue
udah gak jomblo lagi. Funny how the grass always
looks greener on the other side. Waktu jomblo,
rasanya lumayan sepi. Setiap kali ada orang pegangan
tangan, langsung komentar ‘Wah, kesenjangan!’.
Padahal, when you think about it. Being jomblo
is fun. Asik, gak terikat dan banyak adventure
yang dapat dijalankan dengan teman-teman. Gak
perlu bolos nonton pertandingan bola demi kunjungan
dinas ke rumah pacar di malam minggu. Gak perlu
menyediakan waktu untuk antar jemput dia. Gak
perlu menghabiskan banyak waktu dan energi menjadi
terikat sebelum waktu. See? Being jomblo is fun.
Di satu sisi, ketika kita memang butuh kasih sayang
seseorang, ketika kita butuh waktu sendiri bersama
seorang wanita untuk berbagi, being alone can
sometimes really kills us. |
|