Jomblo ? Hmmm...terakhir kali gue berstatus jomblo tuh waktu gue masih duduk di bangku kayu di sekolah SMU Pangudi Luhur tercinta. Kenapa begitu ? Karena kalau saat itu ada friendster, maka statusnya bukan "In a relationship" seperti sekarang ini. Hehehe...intinya gue waktu itu jomblo karena ya memang lagi gak mau ama cewek aja. Bukan berarti gak suka cewek. Jadi gini, berhubung sekolah gue tuh cowo semua, jadi ya kerjaannya main doang. Kalau punya cewek malah gak asik (bukan gak asik karena dikucilkan oleh teman-teman sekolah), gak asik karena gak bisa ikut gila-gilaan, rame-ramenya cowok kalo lagi ngumpul main dsbnya. Kemana-mana jalan cowok semua, liatin cewek di mall (upss..guilty pleasure nih) ya begitu deh, seru-serunya kegiatan cowok aja. Masalah pacaran dengan cewek menjadi nomor 2. Tapi ya ada kalanya ketika ngeliatin cewek mulu di mall, terus kok cuma ngeliatin doang, gak ada kelanjutannya...nahhh baru deh kerasa 'jomblo'nya. Yang biasanya ngeliatin terus dibayangin dirumah malem-malem, eh ini malah jadi pingin lebih, pingin memiliki, pingin menyayangi dan disayang.
 
Jadi menurut gue, inti dari segalanya adalah : bahwa jadi jomblo tuh kaya batu loncatan untuk fase kehidupan berikutnya. Ketika kita sudah puas bermain-main dengan teman, dan muncul saat dimana kita ingin mempunyai pasangan, maka kita akan menyayangi pasangan kita itu dengan tulus. Coba bandingkan apabila kita punya pasangan terus, ganti lagi tanpa ada jeda waktu (baca : fase jomblo), begitu terus, rasanya pacaran sama aja terus, cuma beda orangnya aja. Tapi kalau diwarnai dengan masa-masa jomblo, maka garis perjalanan cinta kita akan warna warni, dan begitu kita mendapat pasangan baru, maka kehidupan kita pun akan terasa lebih baru, fresh dan segar lagi. Janganlah bersedih apabila anda jomblo, karena itu sebuah berkah.

 
   
 

Jomblo.......Apa sebenarnya definisi jomblo itu sebenarnya? Ada yang mengatakan jomblo itu adalah kesendirian dan tidak memiliki kekasih. Ada juga yang bilang jomblo adalah status kebanggaan karena dia tidak terikat dengan orang lain. Banyak orang yang menafsirkannya berbeda2
Tapi menurut gue, jombo adalah suatu keadaan dimana kita dapat berbuat semua kita dan berusaha mengenal apa itu dunia tanpa oleh ikatan hubungan apapun....Banyak orang yang menganggap punya kekasih adalah sebuah kebanggaan dan merupakan puncak maksimal kehidupan cinta mereka.....menurut gue itu totally wrong!

Jomblo dimana kita berusaha mengenal kepribadian kita sendiri, jati diri kita, karakteristik cewek, cara berkomunikasi secara benar, dan itu tidak akan pernah kita dpatkan kita melakukan hubungan dengan kekasih kita. Kita tidak bisa melihat dunia ini dengan mata lebar, tak bisa melototin cewek lain di mall, tak bisa lagi godain cewek di kampus karena status gue tidak bebas lagi. Banyak yang mengira jomblo identik dengan kesepian. Lagi2 itu salah, jomblo merupakan sarana bertemu banyak orang, menggoda cewek tanpa takut pacar kita cemburu, nonton bioskop tanpa ada rasa khawatir......

Jomblo layaknya sebuah gencatan senjata dimana kita menyiapkan rencana2, strategi yg licik, meramalkan peluang, dan berusaha mengoptimalkan potensi yang kita miliki. Dan saat kita sudah melihat potensi dan pangsa pasar kita, kita baru melacak target pemasaran kita. Baru kita meluncurkan berbagai strategi dan promosi yang gencar (diilhami dari manajemen pemasaran.........) Kita harus mengeliminir kesalahan waktu melakukan strategi, dan kalo perlu kita melakukan pengembangan potensi dan sumber daya kita dari berbagai sumber, seperti buku, film, pergaulan, dll (diilhami manajemen sumber daya manusia........)

Dan jangan lupa waktu melakukan strategi kita harus berusaha mengeluarkan pengeluaran sekecil mungkin untuk mendapatkan hasil yang baik ( diilhami dari manajemen keuangan....) So, para jombloer tetaplah kuat walau banyak rintangan dan karang yang menghadangmu....

 
     
   
©2005 Sinemart Pictures l This website is under development, please check back for more features