Film ini bercerita
tentang proses pencarian cinta dari 4 pemuda lajang yang tinggal
dan kuliah di Bandung. Cerita mengenai cinta, komitmen atas cinta
itu sendiri, mempertanyakan cinta dan tanggung jawab terhadap
cinta. Dikemas dalam komedi drama tanpa ada banyolan konyol atau
jokes yang memancing orang tertawa. Komedi disini lebih pada menempatkan
sesuatu bukan pada tempatnya tanpa disengaja.
Keempat lelaki jomblo
tersebut adalah: Agus, Doni, Olip (Olifiyan), dan Bimo. Keempatnya
adalah mahasiswa perguruan tinggi UNB di kota Bandung. Mereka
satu angkatan, satu jurusan di Teknik Sipil. Agus dikenal sangat
idealis dalam mencari perempuan. Dalam kamus Agus, pacaran adalah
untuk menikah dan memiliki rumah tangga ideal. Calon istri harus
punya sifat keibuan
Doni dikenal sangat
playboy dan sangat pragmatis dalam berpikir soal perempuan. Seks,
seks dan seks menjadi kata penting dalam hubungan pacaran. Bagusnya,
Doni memang mudah menaklukkan cewek. Kepada Doni-lah, Olip belajar
cara menaklukkan cewek. Termasuk menundukkan hati Asri. Asri adalah
pujaan hati Olip. Selama tiga tahun Olip hanya bisa memendam cinta
tanpa pernah sanggup mengungkapkannya
Sementara Bimo, ia
sadar diri bahwa ia tak punya modal fisik menaklukkan hati cewek.
Bahkan ketika kopi darat dengan Febi, Febi malah cuek dan pura-pura
tak mengenalnya. Padahal keduanya janjian bertemu, dan jelas-jelas
Febi mengenakan sweeter dengan namanya.
Dari sinilah petualangan-petualangan
keempat sahabat itu dimulai.