EDDIE KARSITO sebagai LAMHOT
Sebelum main di film “Maaf Saya Menghamili Istri Anda”, bagaimana kegiatan akting Mas Eddie sebelumnya?
Layar lebar pertama saya Biarkan Bintang Menari. Tahun 2003. Kemudian Vina Bilang Cinta. Terus gabung di Mas Rudi di Pocong 1 dan Pocong 2, Mengejar Mas-Mas sampai akhirnya Maaf, Saya Menghamili Istri Anda.
Kalo di sinetron saya sih berani bilang udah ratusan. Basic saya kan teater. Karena kondisi dunia teater tidak secemerlang di televisi, akhirnya saya sempet jadi kru, jadi pimpro, bahkan sampai jadi produser pelaksana. Baru belakangan ini, sekitar tiga tahun ini, saya mencoba intens di bagian aktingnya, jadi talent.
Awal keterlibatan di film ini?
Kebetulan saya udah lama kenal sama Monty. Sebetulnya, film-film yang tadi saya sebutkan tidak lepas dari Monty Tiwa. Saya pertama kali dipercaya main di film Monty itu cuma dua scene, di film Biarkan Bintang Menari.
Terus, lama nggak ketemu Monty, saya dikontak lagi sama dia, diberi kepercayaan untuk jadi pemeran pembantu utama di FTV Ujang Pantry. Sekarang Ujang Pantry diserialkan, dan saya dikontrak 26 episode.
Dari situ, Mas Rudi dan Mas Monty bikin film Pocong. Saya juga dikasih kesempatan. Di Pocong satu saya ada lebih dari 10 scene, tapi ternyata kan tidak jadi tayang. Di Pocong 2 saya juga masih diberi kesempatan.
Keistimewaan film ini buat mas Eddie dari segi karir?
Tentu saya sangat berterima kasih sama Sinemart dan Reload. Juga secara personal, sama Mas Rudi sama Mas Monty. Walaupun ada hubungan pertemanan dengan Mas Rudi dan Monty, tapi saya mendapatkan peran ini ga sembarangan. Saya tetap melalui proses prosedur casting, sampai berkali-kali datang. Malah saya sempet dapat kabar nggak dapet peran ini, karena rencananya peran Lamhot ini mau diberikan kepada salah satu bintang papan atas. Tapi ternyata setelah beberapa pertimbangan, akhirnya menurut mereka karakter Lamhot tuh sangat Eddie. Nah, akhirnya jadilah saya terlibat di sini. Kalau kita lihat, dari empat pemeran utama di film ini kan tiga di antaranya bintang, kayak Ringgo, Shanty dan Mulan. Nah saya sendiri yang bukan. Apalah seorang Eddie Karsito yang cuma guru ngaji dan coba-coba pengen main film. Di posisikan di empat besar ini, buat saya merupakan karunia Tuhan.
lanjut >>
|