MULAN KWOK sebagai MIRA
Ada beban nggak sebagai pemain baru di film layar lebar?
Pasti banget. Apalagi ini kan film pertama. Bebannya juga lumayan berat. Secara pribadi, dan untuk tanggung jawab
Untuk mengatasi beban itu gimana?
Berusaha belajar aja.
Ada tuntutan khusus dari sutradara?
Tuntutan yang pasti dari mas Mobty yah itu tadi, gimana caranya kita berakting tapi tidak terlihat seperti akting, harus terlihat natural. Tapi justru itu yang susah, terlihat natural tuh susah banget.
Pendapat kamu tentang Mas Rudi dan Monty?
Yang aku lihat sih, mereka sangat profesional. Dan mereka dalah orang yang punya terobosan baru dalam perfilman Indonesia. Apa yang mereka lakukan sekarang memang lebih efektif. Terobosannya luar biasa. Aku bangga bekerjasama sama mereka.
Selama syuting, apa yang banyak diingetin sama Mas Rudi dan Monty?
Facing. Soalnya facing tuh penting ya. Dialog itu bukan cuma kata-kata. Ada emosinya. Cuma, tarikan nafas aja juga berarti. Kayak gitu-gitu, aku tuh baru ngerti sekarang.
Sebagai pemain baru, apa yang bisa didapet dari arahan sutradara, untuk jadi seorang aktris?
Banyak banget, kayak misalnya tentang teknis akting. Misalnya bagaimana caranya berdialog, mengutarakan kalimat-kalimat dalam dialog. Hal lain juga banyak, aku nggak ngerti istilahnya. Tapi itu brainstorming yang luar biasa, baru dan jadi ilmu
baru buat aku, yang nggak semua orang bisa dapet secara mudah.
Kesulitan memerankan karakter Mira?
Kesulitannya sebenernya bukan pada karakternya, mungkin lebih kepada teknis, bagaimana bermain, berakting di film.
Usaha untuk mendalami karakter Mira?
Yang pasti selama reading, harus bener-bener ya. Aku nggak boleh malu bertanya. Kalau malu malah nggak dapet mau seperti apa seharusnya.
lanjut >>
|