RINGGO AGUS sebagai DIBYO / JOHN
Pas POCONG 2 kemarin kan sutradaranya Rudi Soedjarwo. Di film sekarang kan sama Monty Tiwa. Bedanya berasa banget gak ?
Kalo gw sih ngerasa, Monty adalah titisan Mas Rudi. Selama syutingnya sih, Mas Rudi juga selalu ada, nggak pernah lepas dari pengawasan dia, dan Monty juga secara pemikiran kreatifnya, gila, jago. Dia yang bikin cerita, dan mungkin cuma di otak dia ada gambaran seperti apa nanti bakal jadi filmnya.
Perbedaan apa yang lo rasakan dibanding syuting film-film lo sebelumnya?
Disini harus ekstra stamina. Syutingnya kan cuma 7 hari. Kita harus kerja sampe malem. Full time lah.
Karena berperan sebagai pasangan, gimana membangun chemistry antara loe sama Mulan gimana?
Sebenarnya, gw ma Wulan kan belum kenal sebelumnya. Tapi karena kita sama-sama dari “tim JaBar”, jadinya lebih gampang deketnya. Jadi walaupun Cuma 3 hari persiapan, tapi kayaknya kita dah lama aja kenalnya. Tapi 3 hari itu kan kita juga intensif, jadi cukuplah. Mulan juga orangnya ramah banget, ngobrolnya juga enak. Hebohlah.
Menurut lo, Gimana kualitas akting mereka (Mulan & Shanty)?
Gw suka ngerasa bahwa gw culun sendiri. Sampe gw suka merinding sendiri ngeliat akting mereka. Mereka tuh kayaknya bisa bikin cerita yang tertulis di script jadi lebih hidup. Mulan dan Shanti tuh orang-orang yang enak diajak ngobrol. Akting mereka nggak setengah-setengah. Kita nggak bisa ngeremehin karena mereka penyanyi. Mereka punya potensi yang gede banget.
Kesulitan berakting bareng Mulan, secara dia baru di dunia akting?
Kalau dinilai bagus atau nggak, gw juga nggak tahu ya. Maksudnya, gw juga masih sama-sama nyesuain. Sama dia, gw jadi ngerasa baru lagi. Kan setiap film, kan karakter yang dimainin beda. Baru lagi.
lanjut >>
|