Ini kisah tentang Wahyu, anak laki-laki berumur 16 tahun yang bagaikan namanya, diberi Tuhan kemampuan luar biasa dalam bermain sepakbola. Wahyu tinggal di Desa Langitan di lereng gunung Bromo bersama ayahnya yang seorang penjual minuman hangat di kawasan wisata gunung api itu, dan ibunya.