Pemain film Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2, Andi Arsyil Rahman Putra (22), rupanya "gila" kerja. Di antara kesibukan shooting dan kuliah di tiga universitas berbeda, Arsyil, panggilannya, masih sempat menulis buku.
"Agustus nanti buku pertama saya, Small Miracle, dirilis," ujar-nya.
Sembari menunggu buku pertamanya rilis, ia sudah mengumpulkan materi untuk menulis buku keduanya, Mapping Life.
Bagi Arsyil yang kuliah di Jurusan Fisika Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, STIMIK Dipanegara Jurusan Teknologi Informasi, dan Jurusan Manajemen di Universitas Muhammadiyah Makassar ini, kunci keberhasilan dalam menyelesaikan semuanya adalah mengerti prioritas, mana yang harus didahulukan dalam waktu tertentu.
Dia rela hanya tidur satu-dua jam setiap hari agar semua prioritas hidupnya terlaksana dengan baik.
"Capek memang, tetapi saya menikmati karena semua itu adalah hal-hal yang saya sukai," kata Arsyil.
Dia bertekad, selama masih mampu akan melakukan banyak hal dalam hidup.
"Saya rasa kehidupan zaman sekarang berbeda dengan dulu. Kalau dulu, dengan satu kegiatan saja sudah cukup, sekarang tidak bisa begitu," kata pria kelahiran Makassar yang sejak 2008 pindah ke Jakarta ini.